Tips Untuk Orang Tua Dan Guru Mengidentifikasi Pengganggu Dan Menghentikan Bullying

Guru dan orang tua baik yang diganggu dan pengganggu dapat memainkan peran penting dalam mencegah, mengidentifikasi, dan menghentikan bullying. Menciptakan lingkungan bebas stres dan aman di rumah dan di sekolah dapat membantu mencegah ketegangan dan kecemasan yang dapat menyebabkan bullying. Meskipun masalah bullying telah tersebar luas, banyak orang tua dan guru masih memiliki kesalahpahaman tentang bullying. 


Tips # 1: Kenali tanda-tanda peringatan bahwa anak atau remaja sedang dibully
Jika seorang anak sedang diganggu/dibully mungkin tidak jelas bagi orang tua atau guru. Kebanyakan bullying terjadi jauh dari orang dewasa, misalnya ketika anak-anak sendirian di lorong atau dalam perjalanan pulang dari sekolah. Pengganggu cenderung mahir dalam menyembunyikan perilaku mereka dari orang dewasa dan korban bullying akan sering menutupi bukti karena rasa malu menjadi korban.
anak mencium ibu dipelukan ibu
Cinta Ibu - Alida Boari, 500px
Tip # 2: Mengambil langkah-langkah untuk menghentikan bullying
Berbicara dengan anak-anak tentang bullying. Hanya berbicara tentang masalah bisa menjadi penghilang stres yang sangat besar bagi seseorang yang ditindas. Dukunglah dan dengarkan perasaan anak tanpa penilaian, kritik, atau menyalahkan.
Menghilangkan umpan. Jika anak Anda ditargetkan oleh pengganggu misalnya untuk uang makan siang, telepon, atau iPodnya, lakukan hal berikut: bungkus makan siang sekolah anak anda dan tinggalkan gadget telepon atau iPodnya di rumah.
Cari bantuan untuk anak yang takut pada pengganggu. Pastikan guru lainnya, pelatih, dan penasihat tahu anak sedang diganggu. Tidak ada anak yang harus menangani bullying sendirian.
Membantu anak yang diganggu menghindari pengasingan. Anak-anak yang memiliki teman-teman lebih siap menangani bullying. Temukan cara untuk meningkatkan lingkaran sosial mereka, misalnya melalui kelompok atau klub pemuda atau agama.

Sumber : http://www.helpguide.org/mental/bullying.htm